-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini Penyebab Hidup Menjadi Terasa Sempit

Saya sering mendengar kata galau, bosan, sumpek, sakit hati, dan kata-kata lainnya, yang menunjukkan bahwa kita bosan dalam kehidupan kita.

Hidup Terasa Sempit
Al-Qur'an ( Istimewa )

Mengapa kita sering galau?

Mengapa kita merasa sempit dada kita?

Mengapa kita merasa sempit hati kita?

Bahkan di dalam dunia yang luas ini, kita merasa dunia

ini sangat sempit di hadapan mata kita.

Saudara tahu apa penyebabnya?

Penyebabnya adalah karena jauh dari Al-Qur'an!

Orang yang jauh dari Al-Qur'an, tidak suka mendengar Al-Qur'an, bahkan lebih senang mendengarkan musik daripada Al-Qur'an, orang yang tidak pernah membaca kitabullah, bahkan tidak pernah mendekati, menghayati, mentadabburi, dan menikmati isi Al-Qur'an, 

Padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala menjanjkan, Al-Qur'an itu diturunkan bukan untuk kecelakaan dan keburukan kehidupan Saudara, tapi Allah menurunkan Al-Qur'an untuk ke-bahagiaan Saudara.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

طه (۱) ما أنزلنا عليك القرءان لتشقى

"Thaahaa. Kami tidak menurunkan Al-Qur'an ini kepadamu agar kamu menjadi susah." (QS. Thaahaa: 1-2)

Bahkan ada ancaman yang sangat berat, sangat bahaya, bagi orang-orang yang jauh dari Al-Qur'an, yang tidak pernah mem perhatikan Al-Qur'an; melihat Al-Qur'an, membaca, mendengar, menghayati, mengamalkan, dan berakhlak dengan akhlaqul Qur'an, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan memberikan kesempitan dalam kehidupannya; kesempitan dada, kesempitan hati, dan kesempitan pikiran. Bahkan, di akhirat nanti, Allah akan membangkitkannya dalam keadaan buta.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

ومن أعرض عن ذكري فإن له معيشة ضنكا ونحشره يوم القيمة

أعمى (١٢٤)

"Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta." (QS. Thaahaa: 124)

Semoga kita bisa istiqamah menjaga amalan-amalan tersebut, sehingga Allah senantiasa memberikan keberkahan untuk kita dan keluarga kita semua.

Munawir M. Kaili
Munawir M. Kaili A Father | Who dedicated his life to his Religion, family and Nation.


close