Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Hak Orang Yang Sudah Tua Menurut Islam

Kita Ketahui bahwa Agama yang Sempuna mengatur kehidupan manusia hanyalah agama islam, termasuk dalam hal bagaimana adab kita kepada orang yang lebih tua. Dengan masifnya perkembangan teknologi tentu menjadi antitesa tersendiri bagi sikap dan adab dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi Dengan adanya media social kita bisa menyaksikan sikap sikap yang tidak pantas seorang anak kepada Orang tuanya,  memaki orang yang lebih tua dll.

8 Hak Orang Yang Sudah Tua Menurut Islam - munawir.id

Berikut Hak-Hak Orang Yang Sudah Tua Menurut  Islam :

1. Menghormatinya

Sebagaimana Rasulullah mengatakan : “…Bukan termasuk dari golongan kami orang yang tidak menyayangi anak kecil kami dan tidak menghormati orang tua (orang dewasa) kami..” (HR. Tirmidzi : 1842; disebutkan dalam ash-Shahihah no. 2196)

Ini adalah kalimat yang agung mengandung makna yang tinggi; bahwa orang yang tua dihormati, hingga hal ini akan mengambil hatinya dan menyenangkan jiwanya. Sebab, orang yang sudah tua pantas untuk dihormati. Yang dimaksud “menghormati orang yang tua” adalah dalam hatimu ada rasa penghormatan dan pengagungan terhadap mereka, engkau mengetahui kedudukannya; dan inilah salah satu hak dari hak-hak mereka.

2. Memuliakannya

Sebagaimana hadits yang sudah kami sebutkan : “Sesungguhnya termasuk pengagungan kepada Allah adalah memuliakan orang sudah beruban lagi muslim.” (HR. Abu Dawud: 4843; dihasankan oleh Syaikh Albani rahimahullah dalam Shahih al-Jami’ no. 2199)

Memuliakannya dengan cara membaguskan panggilan kepada mereka, membaguskan cara bergaul dengan mereka, dan menampakkan kecintaan kepada mereka.

3. Engkau memulai salam kepadanya

Sebagaimana hadits yang berbunyi : “Hendaknya org yg kecil memberi salam kepada yg lebih besar, orang yang berjalan kepada yang duduk, dan yang sedikit kepada yg banyak.” (HR. Bukhari; 6231, Muslim: 5772)

Apabila engkau berjumpa dengan orang tua maka jangan menunda untuk memulai salam kepadanya. Akan tetapi, segeralah memberi salam dengan penuh adab dan penghormatan. Dan perhatikan juga kondisi usia tuanya, jika pendengarannya masih sehat maka ucapkanlah salam dengan suara yang dia dengar dan tidak menyakitinya, dan jika pendengarannya sudah berkurang maka perhatikan pula kondisinya.

4. Jika engkau berbicara maka lembutkanlah suaramu

Jika engkau berbicara kepada orang yang sudah tua, maka bicaralah dengan suara yang lembut. Panggilah dengan panggilan yang penuh penghormatan dan pemuliaan, seperti “wahai pamanku” dan selainnya. Abu Umamah bin Sahl berkata, “Kami pernah shalat Zhuhur bersama Umar bin Abdul Aziz, kemudian kami keluar hingga menemui Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu sedang dia shalat Ashar. Aku berkata,’Wahai pamanku, shalat apa yang baru saja engkau kerjakan?’ Anas menjawab, ‘Ini shalat Ashar, dan inilah shalat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dahulu kami pernah shalat bersamanya.’” (HR. Bukhari : 549, Muslim 623)

5. Mendahulukannya dalam berbicara

Juga mendahulukannya dalam perkumpulan, mendahulukan dalam hal makan, dalam hal masuk; dan hal ini termasuk hak mereka. Rasulullah sendiri pernah bersabda dalam kisah yang panjang : “Dahulukanlah orang yang tua, dahulukannya orang yang tua.” (HR. Bukhari : 2937, Muslim : 3160)

6. Perhatikan kesehatannya

Yaitu dengan memberi perhatian pada badan dan kesehatannya yang semakin lemah karena dimakan usia. Dan hal ini adalah ketentuan yang tak dapat ditolak. Allah berfirman : Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. (QS. Ar-Rum [30] : 54).

Dengan demikian, termasuk hak yang seharusnya engkau tunaikan adalah memperhatikan kesehatannya. Sebab, usia yang bertambah tua akan membuat lemah, lemah kemampuan panca indera, bahkan ada sebagian orang yang sudah tua, perbuatannya seperti kembali pada perbuatan anak-anak, maka engkau harus perhatian juga. Dan termasuk perkara yang menyedihkan, ada sebagian anak sudah berbuat baik kepada orang tuanya yang sudah lanjut usia, tetapi kemudian dia merasa bosan hingga pada akhirnya dia tidak lagi berbuat baik kepada orang tuanya, bahkan sampai ada yang membawa orang tuanya yang sudah jompo ke tempat penitipan, tempat orang-orang tua dan jompo! Na’udzubillahi min dzalika.

7. Mendo’akan kebaikan

Hendaknya engkau selalu mendo’akan kebaikan kepada mereka agar tetap di dalam ketaatan, tetap mendapat taufik, tetap mendapat penjagaan Allah. Hendaknya engkau pun mendo’akan mereka agar tetap sehat walafiat, hidup dengan tenang, dan agar mereka termasuk orang-orang yang disabdakan oleh Nabi: “Orang yang panjang umurnya dan bagus amalannya.” (HR. Tirmidzi : 2251, Ahmad : 20415; dishahihkan oleh al-Albani rahimahullah dalam ash-Shahihah no. 1836)

8. Kebaikan orang tua tidak ada bandingannya

Ketahuilah, betapa pun besarnya kebaikan yang engkau berikan kepada orang tuamu belum sebanding dengan kebaikan mereka dan belum bisa membalas jasa-jasa mereka. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Anak tidak akan bisa membalas jasa orang tuanya, kecuali jika orang tuanya itu adalah seorang budak yang kemudian dia beli dan dia bebaskan.”

close
banner